
Rp 99.000
pift x Talks with Rio: Workshop Interview & Offer System
Jumlah
Dapat Interview Belum Berarti Dekat Dengan Offering
Lo Ga Butuh 100 Jawaban.
Lo Butuh 10 Cerita Yang Tepat.
Kalau lo sudah sampai tahap interview, sebenarnya ada kabar baik.
CV lo berhasil.
Recruiter tertarik.
Masalahnya sekarang berbeda.
Banyak freshgrad gagal bukan karena kurang pintar.
Tapi karena mereka kesulitan menunjukkan value mereka saat interview.
Akhirnya hasilnya sering sama:
Dipanggil interview.
Masuk beberapa tahap.
Lalu berhenti tanpa offer.
Workshop ini dibuat untuk membantu lo memahami apa yang sebenarnya dicari recruiter dan bagaimana mengkomunikasikan value lo dengan lebih meyakinkan.
Yang Akan Lo Pelajari
Interview Pattern Matching
Apa yang sebenarnya dicari recruiter di balik pertanyaan yang mereka ajukan.
Story Inventory Framework
Cara membangun 10 cerita yang bisa digunakan untuk puluhan pertanyaan interview berbeda.
Karena lo ga butuh menghafal 100 jawaban.
Decision Signal Recognition
Cara membaca sinyal positif dan red flag selama interview berlangsung.
Bagian yang hampir tidak pernah dibahas di konten karir gratis.
Offer & Negotiation Framework
Cara membaca offer, memahami market value, dan melakukan negosiasi secara profesional.
Dibawakan Oleh
Rio Putra
Business & Marketing Analyst
7+ Years in Tech Industry
Kebanyakan workshop career dibawakan oleh HR-Person. Kali ini piftc berkolaborasi dengan praktisi yang merupakan User. Yang biasanya menentukan kandidat diterima atau ditolak.
Kenapa Ini Penting?
CV yang bagus hanya membawa lo sampai ruang interview.
Offer datang setelahnya.
Dan setiap interview yang gagal sering berarti menunggu berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan untuk kesempatan berikutnya.
Karena itu interview bukan tahap yang bisa disiapkan nanti.
Semakin cepat lo memahami cara recruiter mengevaluasi kandidat, semakin besar peluang setiap interview berubah menjadi offer.
Detail
📅 28 Juni 2026
🕘 09.00 WIB
📍 Online via Zoom
Workshop dibuat dalam format interaktif sehingga jumlah peserta per batch dibatasi agar peserta tetap bisa bertanya dan mendapatkan feedback selama sesi.
